Sampah oh sampah

1 Oct 2012

Minggu kemarin saya menjadi bagian dari sebuah festival, bagian disni maksudnya pengisi stand dengan beberapa rekan komunitas. Festival yang berlangsung 3 hari ini diadakan di komplek ruko, mulai dari pagi sampai malam. Pengisi stand pun beragam, ada komunitas, HMJ, clothing, butik, bazaar makanan dan minuman juga ada.

Acara yang bisa cukup dibilang sukses, karena baru pertama kali diadakan. Tapi saya sangat menyayangkan dengan panitia yang kurang begitu memperhatikan tentang kebersihan, khusunya sampah. Kurangnya tempat sampah yang tersedia menjadi salah satu faktor utama. Kalaupun ada itu hanya tempat sampah kecil, kurang gede juga, mengingat banyaknya pengunjung festival dan penjual stand makanan dan minuman.
Begitupula dengan Runner, harusnya ada runner yang khusus mengurusi bagian sampah, ketika ada sampah penuh, langsung diambi, dan dibuang. Sehingga sampahnya ga numpuk. Pernah sampai2 hari ga diangkut-angkut sampahnya.
Bisa menjadi alternatif juga, meminta bantuan dari komunitas yang peduli dengan lingkungan untuk bersinergi dengan mengumpulkan sampah plastik, untuk diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Kesadaran para pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya juga kurang. Alangkah baiknya kalau festival-festival itu ada kepedulian antara pengunjung dan panitia mengenai sampah. Jadi kan kalau festivalnya bersih dari sampah, kita juga enjoy menikmati serangkaian acara di festival tersebut.
Semoga festival-festival yang diadakan kedepannya lebih memperhatikan tentang sampah yaaaa…
*salam tepok jidat
*maaf ga ada photo yaaah, maklum hape jadul*


TAGS sampah festival


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post